4 Tips Untuk Mix Match Interior Seperti Pro

Kadang gaya desain interior impian kita rasanya terlalu sempit jika hanya di kategorikan sebagai 1 gaya desain interior saja. Karena kadang menggabungkan 2 gaya interior menjadi satu malah menjadikan interior Anda lebih menarik. Mix matching design style tentunya tidak segampang yang terlihat. Tapi jika Anda menggunakan tips dan trik berikut ini paling tidak Anda memiliki panduan bagaimana caranya menciptakan interior layaknya seorang profesional! 

 

Letakkan fungsi yang paling utama 

Ketika mencampur gaya desain, kebingungan bisa menjadi cacat yang fatal. Seringkali yang terjadi malah interior ruangan tampak berlebihan dan penuh karena banyaknya elemen yang tercampur menjadi satu. Tips utama dan yang paling pertama adalah selalu utamakan fungsi daripada estetika. Jadi biarkan potongan fungsional seperti perabotan yang menggambarkan ruangan Anda. Meskipun setiap ruangan pasti memerlukan sentuhan estetika, tapi utamakan barang yang fungsional terlebih dahulu. Idealnya, tujuan ruangan akan langsung terlihat hanya dengan sekali lihat. 

 

Ikuti aturan 80/20

Yang pasti, kedua gaya interior yang Anda gunakan harus saling mendukung satu sama lainnya. Untuk melakukan ini, Anda harus menentukan gaya interior mana yang akan menjadi gaya utama dan yang mana yang menjadi pendamping. Bagi menjadi 80% gaya utama, 20% gaya kedua. Ini yang akan menjadi fokus Anda dalam memilih warna, perabotan, pencahayaan, lantai, dan lainnya. Gaya kedua menjadi background dan mengambil 20% dari keseluruhan desain interior Anda. Item aksen seperti lampu yang mencolok, aksesoris, bisa untuk mengisi peran ini. 

 

Cari benang merah

Setiap ruangan harus memiliki elemen desain yang memiliki benang merah untuk menyambungkan dengan ruangan lainnya. Jadi ketika menggabungkan 2 gaya desain bersamaan, Anda harus menentukan kesamaan antara kedua penampilan gaya desain tersebut. Desain hybrid paling sukses adalah yang memiliki kesamaan bawaan. Japandi misalnya yang menggabungkan desain interior Jepang dan Scandinavian. Meskipun gayanya tampak berlawanan, keduanya dikenal dengan fungsinya yang mengambil kesederhanaan untuk menciptakan estetika yang luar biasa. Masih bingung? Tak masalah. Tidak peduli gaya apa yang Anda gunakan, yakinlah bahwa warna adalah elemen yang paling aman untuk digunakan sebagai benang merah. Saat mix match desain interior yang berbeda, warna yang sama seringkali menjadi equalizer yang hebat. 

 

Sorot setiap potongan karakter

Ketika mendesain sebuah desain interior hybrid, seringkali ada satu bagian aksesoris atau perabotan atau apapun itu yang tampak seakan tak sesuai dengan penampilan interior Anda. Daripada di sembunyikan, biarkan karakter itu menonjol. Atau bahkan sorot dan jadikan focal point ruangan Anda. Seperti biasa, tentunya Anda ingin mengatur ruangan sehingga mata tertarik pada focal item Anda. Jika potongan itu berbentuk perabot, Anda bisa secara halus memiringkan perabotan lainnya di dalam ruangan menuju ke arah facal item Anda. Atau jika potongan itu berupa karya seni atau cermin, pastikan untuk menempatkannya dalam posisi penting seperti di dinding besar di ruang utama. 

 

Kebanyakan orang akan menghindar untuk menggabungkan dua jenis gaya desain interior berbeda dalam satu ruangan karena dianggap sulit dan tidak seharusnya dilakukan. Tapi jika Anda ingin memiliki tampilan interior yang unik dan sesuai dengan karakter personality Anda sendiri, kami bisa membantu Anda. Kami dari www.DesainInterior.ME menyediakan beberapa pilihan desainer interior yang bisa membantu Anda mendesain interior rumah huni sesuai kebutuhan dan keingian Anda.  Jasa desainer interior profesional dari kami siap membantu Anda dalam mendesain dan memberikan ide untuk desain interior semua project Anda. Jasa desain interior kami tersedia untuk area Jakarta dan sekitarnya. Hubungi kami untuk mendapatkan konsultasi gratis dari desainer interior kami.

 

 

Sumber: www.freshome.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bugar.Me sumber informasi dapat dilihat di peduli sehat ya.