7 Cara Membuat Udara dalam Rumah Lebih Fresh

8 Cara Membuat Udara dalam Rumah Lebih Fresh

Indoor air pollution atau polusi udara dalam ruangan bisa terjadi di dalam rumah tanpa Anda sadari. Kotoran, rambut dari hewan peliharaan, partikel halus, serta karbon monoksida bisa memiliki efek serius dan berjangka panjang untuk kesehatan Anda. Gangguan sehari-hari seperti mata kering, sakit kepala, atau kelelahan sebenarnya bisa diakibatkan oleh kualitas udara buruk di dalam rumah Anda. Dan kemungkinan Anda tak tahu bahwa penyebabnya adalah udara kotor! Itulah sebabnya Anda harus bisa meluangkan waktu untuk memperbaiki udara yang Anda hirup dalam rumah. Ada beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan aliran oksigen dalam rumah dan mengurangi alergan di dalam ruangan.

1. Bersihkan ventilasi udara
Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas udara di rumah Anda adalah dengan membersihkan ventilasi udara. Buka jendela, bersihkan saringan udara di dalam rumah. AC juga merupakan salah satu tempat yang banyak menyimpan debu dan kotoran. Jangan lupa untuk secara rutin membersihkan AC dan mengganti filternya.

2. Ganti dan bersihkan tempat tidur secara teratur (terutama bantal)
Ternyata kualitas udara di tempat tidur juga bisa sangat buruk sehingga dianggap sebagai “mimpi buruk” ilmiah. Biasakan mencuci bantal, seprai, dan selimut tiap minggu atau investasi pelindung bantal yang anti alergi untuk mengurangi paparan alergen dan tungau debu saat tidur.

3. Hindari produk wangi
Lilin aroma terapi mungkin wangi tapi meraka tak memiliki fungsi untuk paru-paru Anda. Produk wangi dikemas dengan bahan kimia beracun (seperti toluena dan benzena) dan bahan berbahaya lainnya, jadi pilihlah aromatik yang ramah lingkungan. Bunga segar misalnya, tak hanya wangi tapi juga mempercantik hunian Anda.

4. Ganti deterjen dan pelembut kain
Deterjen cucian dan pelembut yang biasa digunakan sering kali mengandung bahan beracun (kadang karsinogen) yang dapat mempengarugi kondisi paru-paru, hidung dan tenggorokan Anda. Jadi pilih deterjen yang ramah lingkungan dan natural untuk digunakan sehari-hari.

5. Lupakan penyegar udara
Menurut sebuah studi oleh Natural Resources Defense Council (NRDC), penyegar udara dan pembersih udara yang dibeli di toko mengandung sejumlah bahan beracun seperti aseton, butana, propana, dan formaldehid yang semuanya terkait dengan penyakit pernafasan serius. Sebelum Anda menggunakan semprotan pengharum ruangan yang berbahaya, coba buka jendela dan biarkan di udara segar masuk ke dalam rumah.

6. Berinvestasi pada air purifier
Meski harganya tergolong mahal,  electronic air purifiers, terutama yang dilengkapi dengan filter dengan efisiensi tinggi (HEPA), bisa memberi keajaiban bagi ruangan yang pengap. Selain bisa menangkap segala jenis partikel kecil di udara (bulu hewan, serbuk sari, dan bakteri), mereka membantu meningkatkan aliran udara dan sirkulasi dalam ruangan. Namun, jika Anda mencari sesuatu yang lebih terjangkau, pertimbangkan versi yang lebih kecil seperti humidifier, ionizer, HEPA-filtered vacuum cleaner sebagai gantinya.

7. Beli tanaman
Karena kemampuan tanaman untuk menyaring karbondioksida, tanaman hias tertentu sebenarnya dikenal untuk membersihkan udara dalam ruangan Anda. Pilihan beberapa tanaman hias yang sehat dalam ruangan bisa digunakan untuk menyerap racun dalam ruangan dan memulai produksi oksigen.

 

Sumber gambar: www.apartmenttherapy.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *