Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant


Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant1

Bekerja sama dengan Mojo Design, UAE based Silver Spoon Investments, membuka restoran jepang pertamanya, Atisuto di Dubai. Berbeda dengan desain interior restoran Jepang kebanyakan di Dubai, Atisuto dibuat dalam balutan meriah seni Jepang. Konsep untuk restoran ini sendiri sesuai dengan namanya ‘Atisuto’ yang berarti artist dalam bahasa Jepang.  Desainnya dibuat berdasarkan restoran sushi di belakang gang yang biasa ditemukan di kota-kota besar di Jepang. Di mana hiruk pikuk kehidupan kota digabungkan dengan kreativitas masakan Jepang, cepat saji, dan suasana yang unik.

 

Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant2

Desain ini terinspirasi oleh seniman avant-garde terobsesi dengan budaya Jepang yang dibuat ulang dalam ruang industri dan mengekspresikan dirinya sendiri dengan bebas, seperti lukisan yang langsung diaplikasikan di dinding dan lantai.

 

Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant3

Sangat terinspirasi oleh seni, desain di Atisuto juga mencerminkan teater dan puisi Jepang. Topeng Noh ekspresif, yang terlihat di atas pintu masuk mal ke restoran, berasal dari teater di abad ke-14 dan merupakan peran kunci dalam drama, mulai dari hantu dan setan perempuan dan anak tertawa. Lantai di Atisuto dihiasi dengan tulisan kanji dan hiragana, tulisan yang menggambarkan sebuah puisi terkenal yang disebut Iroha, yang dibaca dari atas ke bawah kiri ke kanan.

 

Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant4

Tim di Atisuto bekerja sama dengan Mojo untuk memastikan semua material yang digunakan merupakan material berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sebagian besar bahan bersumber dan dibuat secara lokal di UAE dan negara-negara sekitarnya. Dari furnitur, serta sumber makanan yang digunakan di dapur, sedapat mungkin semua produk yang bersumber dari pemasok lokal EUA dan sekitarnya.

 

Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant5

Material yang diselamatkan dari gudang lokal, seperti rusty metal and gnarled wood, digunakan kembali oleh Atisuto dan mereka juga bekerja sama dengan seniman lokal untuk menghiasi dinding dengan grafiti, seni yang populer di jalan-jalan Jepang.

 

Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant6

Grafiti, yang dilukis oleh seniman lokal Ruben Sanchez, merupakan elemen penting dalam filsafat Jepang: bumi, air, api, angin dan langit. Tim juga bekerja sama dengan seniman muda lainnya, Samo Shalabi, yang menambahkan cat ke fotografi Jepang hitam dan putih di dinding.

 

Design Meriah Atisuto Japanese Restaurant7

 

Sumber: www.contemporist.com

Interior Designers for Hire

Dapatkan jasa desain interior untuk project Anda dengan mengisi form di bawah ini.

Please leave this field empty.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *